Visi Misi

VISI DAN MISI
DINAS PANGAN ACEH
TAHUN 2017 – 2022

VISI :

Terwujudnya Kemandirian Pangan Aceh

MISI :

  1. Melaksanakan birokrasi pelayanan yang professional, bersih dan memiliki intregitasi kerja yang tinggi
  2. Memantapkan ketersediaan dan cadangan pangan yang berkelanjutan
  3. Meningkatkansistem distribusi dan akses pangan untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga dan keberdayaan dan kemandirian masyarakat/petani untuk membangun ketahanan pangan berbasis sumber daya
  4. Meningkatkan mutu konsumsi yang berbasis Beragam, Berimbang, Bergizi dan Aman (B2SA), melalui diversifikasi pangan yang berbasis bahan baku pangan lokal dan kewaspadaan pangan untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan, meningkatkan pengembangan mutu dan keamanan pangan masyarakat
  5. Meningkatkan kemampuan dan peranserta kelembagaan petani dalam pelaksanaan penyuluhan : (menjadi misi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh)
  6. Mengembangkan sistem pertanian, perikanan dan kehutanan sesuai kearifan lokal dan kebutuhan petani, nelayan dan masyarakat (menjadi Misi Dinas Pertanian dan perkebunan Aceh)
  7. Mengembangkan sistem pelatihan managemen, kepeminpinan, kewirausahaan dan teknis agribisnis yang handal. (menjadi Misi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh)
  8. Mengembangkan program dan informasi penyuluhan pertanian, pangan segar dan harga produk pertanian (menjadi Misi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh)

VISI DAN MISI
PEMERINTAH ACEH 2017-2022

Visi :

Terwujudnya Aceh yang damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil dan melayani

Misi :

  1. Reformasi birokrasi untuk tercapainya pemerintahan yang bersih dan berwibawa guna mendukung pelayanan publik yang mudah, cepat, berkualitas dan berkeadilan;
  2. Memperkuat pelaksanaan Syariat Islam beserta nilai-nilai keislaman dan budaya keacehan dalam kehidupan masyarakatdengan iktikad Ahlussunnah Waljamaah yang bersumber hukum Mazhab Syafi’iyah dengan tetap menghormati mazhab yang lain;
  3. Menjaga integritas nasionalismedan keberlanjutan perdamaian sebagai tindak lanjut prinsip-prinsip MoU Helsinki;
  4. Membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional dan regional melalui peningkatan mutu pendidikan secara merata, baik pada pendidikan vokasional, dayah dan pendidikan umum;
  5. Memastikansemua rakyat Aceh mendapatkan akses layanan kesehatan secara mudah,berkualitas dan terintegrasi;
  6. Menjaminkedaulatan dan ketahanan pangan yang berimplikasi terhadap kesejahteraan petani dan nelayan melalui peningkatan produktifitas dan nilai tambah hasil pertanian dan kelautan;
  7. Menyediakan sumber energy yang bersih danterbarukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan listrik bagi rakyat dan industri, sebagai komitmen Aceh dalam pembangunan rendah emisi;
  8. Membangundan melindungi sentra-sentra produksi dan industri jasa kreatif yang menghasilkan produk kompetitif untukmemperluas lapangan kerjaserta memberikan kemudahan akses permodalan;
  9. Revitalisasi fungsi perencanaan daerah dengan prinsip evidence based planningyang efektif, efisien dan berkelanjutan.