DKP Bahas Rawan Pangan dan Persiapan Penas

BANDA ACEH – Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Aceh dan Kabupaten/ kota se- Aceh, 6-8 November 2016 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Banda Aceh. Pertemuan itu dilaksanakan untuk mensinergikan kebijakan dan memecahkan berbagai masalah terkait tiga sub – system ketahanan Pangan yaitu produksi, ketersediaan/ keterjangkauan, dan kehalalan/ keamanan konsumsi Pangan sekaligus persiapan Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2017 .

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh yang di wakili asisten II Setda Aceh, Ir. Zulkifli Hs MM dalam arahannya mengatakan, masalah pangan adalah urusan wajib bagi pemerintah. Menurutnya, Pemerintah Aceh memberi perhatian serius dalam menjamin kemudahan akses Pangan. Hal ini dapat dilihat dari penyediaan cadangan pangan Pemerintah setiap tahun, bantuan pangan kepada kelompok rentan dan transient serta operasi pasar yang diadakan secara rutin.

Begitu juga untuk menurunkan jumlah daerah rawan Pangan di Daerah ini. Hasil pemetaan dan analisis daerah Rawan Pangan yang dilakukan tahun 2010, sebutnya, ada 133 kecamatan di 18 Kabupaten/ Kota dikatagorikan rawan pangan, “Saat dilakukan pemetaan ulang pada tahun 2014 diketahui bahwa daerah yang tergolong rawan pangan prioritas 1-3 telah menurun menjadi 108 kecamatan ,’’ ungkapnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan  dan Penyuluhan Aceh, Ir Lukman MSi menjelaskan, selain angka produksi, tolak ukur ketahanan pangan juga ditentukan oleh tiga sub- system dimana masyarakat harus ikut berperan serta. Terkait keterjangkauan misalnya, gejolak harga yang kerap terjadi bisa di atasi dengan cara sederhana yaitu menanam sayur dihalaman  rumah. “Selain dapat membantu ekonomi keluarga dan lebih menjamin pangan bebas dari bahan kimia berbahaya, masyarakat juga bisa membentuk Lumbung Pangan untuk menjaga stock di tingkat Desa,’’ ujarnya. Selain menghasilkan sejumlah rekomendasi,Rakor itu juga membahas persiapan penas KTNA XV yang akan berlangsung di Banda Aceh, 6-11 mei 2017 mendatang. Sumber : (rel/jal; Serambi Indonesia)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *