BKPLuh Aceh Launching Toko Tani Indonesia

* Sediakan Beras Rp 7.500/Kg

BANDA ACEH – Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPLuh) Aceh, Sabtu (4/6) meluncurkan (launching) Toko Tani Indonesia (TTI) di Jalan Pasar Lambaro, Aceh Besar. TTI diluncurkan untuk menjual komoditas pangan hasil produksipetani dengan harga wajar kepada konsumen yang dipasok oleh Gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan lembaga usaha pangan masyarakat atau Bulog.

Kepala BKPLuh Aceh, Ir Lukman Yusuf MSi di sela-sela acara itu kepada wartawan mengatakan, TTI menyediakan beras dengan kualitas premium yang dijual Rp 7.500/Kg, sedangkan di pasaran sekitar Rp 8.000/Kg. Beras itu dikemas dalam dua ukuran yaitu dua dan lima kilogram.

“Hari ini kita utamakan untuk beras, nanti kita akan berupaya pada komoditi lain seperti cabai, bawang, minyak goreng. Ini merupakan upaya pemerintah mengurangi beban masyarakat menengah ke bawah untuk mendapat beras yang layak untuk dikonsumsi dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Menurut Lukman, TTI merupakan kegiatan nasional dari Kementerian Pertanian RI untuk seluruh Indonesia. Di Aceh, sebutnya, selain di Aceh Besar, juga ada di Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat, dan Aceh Selatan.

“Di Aceh Besar ada enam titik TTI yaitu tiga titik di Jalan Pasar Lambaro serta tiga lainnya di Lhoong, Seulimuem, dan Sare,” sebut Lukman yang didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan BKPLuh Aceh, Kanisullah.

Kabid Akses Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Hasanuddin Rumra yang turut hadir dalam acara itu menambahkan, di seluruh Indonesia ada 500 gapoktan untuk 1.000 TTI. Khusus di Aceh, terdapat 10 gapoktan untuk 20 TTI.

Ia berharap TTI dapat menjadi jembatan untuk memasarkan pangan kepada masyarakat dengan harga terjangkau namun berkualitas dan petani dapat memiliki harga pangan yang tinggi.(Serambi)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *